Januari 14th, 2010
by kecerdasan
Hingga saat ini, tercatat “lebih dari 4.500 Anak Indonesia dan Angkatan Kerja Produktif” yang telah mendayagunakan Kecerdasan Jamak, melalui uji dan konsultasi di IISA (Institut Ilmu Sosial Alternatif).
Hasil layanan menunjukkan akurasi bagi pilihan studi anak-anak Anda, maupun langkah-langkah psikologis yang mudah diterapkan oleh orang tua dan anggota keluarga lainnya. Ingat, anak adalah sosok yang punya kecerdasan tersendiri dan bukan “pasien yang butuh terapi”.
Saat ini, kami membuka layanan pendaftaran konsultasi melalui situs visiwaskita. Lihat menu bagian bawah setelah menu NEWS. Isilah kolom dengan data yang akurat, kami akan segera menghubungi Anda.
Category Matematik, Musik
|
No Comments →
Oktober 27th, 2009
by kecerdasan
Mayoritas orangtua hampir selalu memprotes, mengapa tangkapan tentang tingkatan Logika Matematika mereka kontras dengan profil hasil pengukuran putera-puteri mereka. Terdapat pola pemahaman bahwa profil hasil asesmen IISA Assessment Consultancy & Research Centre tentang Logika Matematika anak persis identik dengan nilai rapor pelajaran Matematika. Padahal Logika Matematika dan nilai Matematika di kelas lebih sering berhubungan secara linear negatif.
Pada nilai di kelas Matematika, seorang siswa baru berhasil mengerjakan soal dan menghasilkan tingkat skor tinggi, terutama apabila siswa menguasai rumus atau formula Matematika; sebaliknya pada Logika Matematika seseorang yang memiliki tingkatan tinggi pada Logika Matematika adalah yang mampu menemukan rumusan atau formula berdasarkan masalah yang berhasil dipecahkannya. Simpulan singkatnya, keberhasilan mengerjakan soal Matematika di kelas lebih ditopang oleh pendekatan deduktif, yakni dari rumusan ke terapan; sedang tingkatan tinggi dalam Logika Matematika mempersyaratkan ketajaman daya penemuan formula yang mempersyaratkan pendekatan induktif.
Database IISA Assessment Consultancy & Research Centre menunjukkan pola menarik. Dari sekitar enam belas anak dengan kualifikasi yang berada pada peringkat sepuluh besar Olimpiade Matematika, baik yang regional maupun nasional, memiliki tingkatan Logika Matematika di atas 80 (dari skala 1 hingga 100). Yang remeh namun menarik, mereka adalah anak-anak yang dalam keseharian mereka terlibat dalam aktivitas kerumahtanggaan (house-holding activities), mulai dari menyapu, mengepel lantai, memasak, mencuci piring/pakaian, dsb.
Telusur punya telusur, aktivitas kerumahtanggan ini berkorelasi positif dengan kecerdasan Logika Matematika yang memungkinkan anak menemukan pola kausalitas (hubungan sebab-akibat) dari suatu kejadian.
Category Matematik
|
5 Comments → | Tagged kecerdasan jamak, multiple intelligences
Oktober 27th, 2009
by kecerdasan
Anda punya hobi atau aktivitas merakit sesuatu? Pernahkah Anda merakit transistor, kabel, lampu, hingga instalasi listrik tegangan tinggi?
Aktivitas ala Thomas Edison ini punya komposisi kecerdasan yang unik.
Bagi Anda yang hobi merakit dan bercita-cita ingin menjadi “perakit” sesuatu yang berjasa bagi dunia, maka asahlah Kecerdasan Kinestetik dan dan Kecerdasan Matematika Anda.
Aktivitas “merakit” punya kecenderungan Kecerdasan Kinestetik dan Matematik yang tinggi.
Selain, Anda perlu berbekal Kecerdasan Spasial yang memadai.
Kecerdasan Bodily-Kinesthetic/Motorik: kemampuan untuk mengendalikan, menyadari, dan menafsirkan gerakan tubuh dan menangani objek secara terampil, tangkas, dan trengginas.
Kecerdasan Mathematical-Logical/Logik-Matematik: muncul atau teramati pada kemampuan berpikir konseptual dan abstrak; merupakan kapasitas untuk mengritisi atau bermain pola dengan cara berpikir logik, numerik, dan strategik.
Kecerdasan Visual-Spatial/Visual/Pandang: kapasitas untuk berpikir dalam imej dan gambar atau untuk memvisualisasikan baik secara tepat maupun abstraks.
Unik, bukan?
Category Kinestetik
|
2 Comments → | Tagged kecerdasan jamak, multiple intelligences
Oktober 27th, 2009
by kecerdasan
Kecerdasan apa yang dibutuhkan bagi sosok “ustadz” maupun “agamawan” yang bekerja bagi publik?
Hasil riset IISA VISIWASKITA menunjukkan, komposisi kecerdasan yang tepat bagi agamawan adalah Kecerdasan eksistensial, bahasa, interpersonal, dan intrapersonal. Kesemuanya, merupakan titik awal untuk mengembangkan pesan-pesan damai keagamaan yang relevan dengan kehdiupan sosial.
Tepat kata, komposisi ini merupakan suatu varian kecerdasan yang bermanfaat untuk meretas kehidupan Indonesiawi yang bersih dari kekerasan dan teror.
Kecerdasan Eksistensial: sensitivitas dan kapasitas untuk menangani pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang keberadaan diri/manusia, seperti: makna hidup, mengapa manusia harus mati, dan bagaimana hendaknya manusia menyikapi.
Kecerdasan Verbal-Linguistik/Bahasa: keterampilan atau kepekaan verbal terhadap ucapan, makna dan ritme kata-kata; menurut cermatan saya, paling mudah teramati lewat kelancaran/kecepatan dan sistematika
bertutur, menulis, atau bermain kata-kata.
Kecerdasan Interpersonal/Hubungan Antarpribadi: kapasitas dan kepekaan untuk menangkap dan menanggapi secara persis suasana hati (mood), motif, kebutuhan, dan hasrat orang lain.
Kecerdasan Intrapersonal/Reflektif: kapasitas untuk sadar-diri dan cermat terhadap perasaan dalam (inner feelings), nilai, keyakinan, dan proses berpikir sendiri.
Bagaimana menurut Anda…?
Category Eksistensial
|
No Comments → | Tagged kecerdasan jamak, multiple intelligences
Oktober 27th, 2009
by kecerdasan
Seorang mahasiswa yang belajar Teknik Mesin dan Teknik Industri, mengalami drop out berkali-kali tiap 2 tahun. Semua enerji kecerdasannya berada dalam skala memadai.
Namun, telisik lebih dalam telah menunjukkan: Kecerdasan Spasial-nya lebih dominan. Ia menekuni disain Website, dan hasilnya sukses. Tak terbayangkan sebelumnya, bila mahasiswa ini mampu menjadi Net-Preneur yang relatif baru dan mulai menjamur di Indonesia.
IISA Visiwaskita berulangkali menemukan keunikan atas sahabat, klien maupun teman serupa. Tak semua apa yang dipelajari itu sia-sia belaka, tapi telisik lebih dalam atas kecerdasan masing-masing akan lebih menunjang pilihan hidup dan pemanfaatan jejak-jejak studi di masa lalu.
Yakinkah Anda, pilihan studi (kuliah dan sekolah) selama ini bermakna bagi hidup Anda?
Category Spasial
|
No Comments → | Tagged kecerdasan jamak, multiple intelligences